Selasa, 22 Juli 2014

What’s going on with our communication?


The simplest model of communication is Laswell model, for me. Model ini cukup menjelaskan sebenarnya apa itu komunikasi, prosesnya, dan fungsinya.

Laswell’s model


Selasa, 01 Juli 2014

Hobi belakangan ini,

Selain sedang kegandrungan dengan "green everything" ternyata Coldplay mampu menghipnotis saya dengan Magic nya.


Begini, sebulan terakhir saya selalu didepan laptop dengan revisian-revisian baru. Semenjak penelitian di Jogja, Coldplay selalu menemani perjalanan pulang pergi di kereta. Hasilnya, sampai detik ini, playlist isinya cuma dua lagu Coldplay. Tak membuat bosan apalagi ngantuk.

Kamis, 26 Juni 2014

Juni memasuki Juli

Hallo,


Rasanya saya sudah meninggalkan rumah ini lama sekali. Sejak bukan Maret. Entah kenapa saya kehilangan selera menulis, bahkan hanya sekedar untuk curhat.

Mungkin karena kebosanan pada hidup. Sekalinya menulis, tulisannya hanya berupa curahan pikiran dan hati seperti saat ini. Lagipula, jangan sampai ada yang tau pikiran dan hati saat itu. Lalu saya berhenti menulis.

Senin, 17 Maret 2014

1st March : Set Your Goal


Tuhan menciptakan makhluk hidup bukan tanpa tujuan. Jangankan Tuhan sang Maha Pencipta, saya yakin, kita sebagai makhluk yang diciptakan juga memiliki tujuan. Seringkali ketika menanyakan setelah lulus kuliah mau kemana dan mau ngapain? Jawaban yang saya terima berbeda-beda seperti, menikah *skip *skip *skip, wirausaha, kerja di Pertamina, melanjutkan usaha Ayah, dan lain sebagainya. Dari semua itu tetapi inti yang saya dapatkan satu, BEKERJA! Untuk apa kerja? Tentusaja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Untuk apa kebutuhan hidup dipenuhi?


Untuk beribadah. “Tidaklah aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan untuk menyembahku.”
Ketika dihadapkan pada HRD sebuah korporasi, pertanyaan itu menjadi sebuah pertanyaan yang membangunkan saya.

Anggaplah itu tadi sebagai sebuah pengantar. Ketika kita sudah membuat “goal” dalam hidup, maka tugas kita adalah membuat path menuju goal tersebut. Dalam sebuah bisnis, untuk melangkah kedepan, baik lewat jalur utara maupun jalur selatan pasti melihat goal nya agar tak salah melangkah.

Inilah yang saya sebut dengan membuat path. Saya sudah melangkah, agar tak salah langkah sampai jauh, maka saya tentukan goal nya!

Kamis, 27 Februari 2014

Harian Fi


Dua hari yang lalu dia duduk disampingku. Menatap ujung langit di bukit Tebu. Ia bentangkan tangannya, lalu menarik nafas.

Aku menatapnya lalu bertanya, “Cinta seperti apa yang kau inginkan dimasa depan?”
Ia diam saja, kurasa dia sedang memikirkan jawabannya. Lalu ia menempelkan tangannya ke telapak tanganku. Matahari hampir tenggelam, ia tak berbicara sedikitpun. Aku suka caranya menjawab pertanyaanku. Tanpa bicara, diam, tapi ia menjawabnya dengan begitu anggun melalui nonverbal. Tatapannya teduh, meneduhkan aku dan hatiku. Diamnya membuatku semakin tergila-gila.